Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan mempunyai tugas menyelenggarakan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian urusan kementerian dalam penyelenggaraan pemerintahan di bidang politik, hukum, dan keamanan.

MENKOPOLHUKAM

profil

Jenderal TNI (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan (lahir di Simargala, Huta Namora, Silaen, Toba Samosir, Sumatera Utara, 28 September 1947; umur 68 tahun) adalah Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia saat ini. Ia juga menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan Republik Indonesia sejak 31 Desember 2014 hingga 2 September 2015.

Pada 12 Agustus 2015 ia ditunjuk oleh Presiden Joko Widodo menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan menggantikan Tedjo Edhy Purdijatno.

MEDIA SOSIAL

Unable to display Facebook posts.
Show error

Error: (#803) Some of the aliases you requested do not exist: Kemenko-Polhukam-RI-1893260450900294
Type: OAuthException
Code: 803
Please refer to our Error Message Reference.

Pemerkosaan yang berakhir dengan pembunuhan terhadap Yuyun (14 tahun) adalah kejadian yang sangat menyedihkan bagi saya. Saya adalah juga seorang kakek yang memiliki cucu perempuan seusianya, sehingga saya tidak bisa membayangkan bagaimana kalau kejadian serupa menimpa keluarga saya.

Kita semua tidak ingin kejadian ini terulang kembali kepada siapa saja. Maka dari itu saya mendukung semangat dari RUU mengenai penghapusan kekerasan seksual kepada perempuan, untuk melindungi kaum perempuan secara lebih terintegrasi dan holistik. Saya berharap RUU yang telah masuk dalam prolegnas 2016 ini dapat segera disahkan.

Kegemaran 14 pelaku menonton video porno lewat DVD player dan telepon genggam, menyebabkan mereka melakukan kekerasan seksual. Sebabnya, pornografi merusak beberapa jenis hormon di otak manusia, seperti:

1. Dopamine, hormon ini menimbulkan rasa senang dan puas yang menuntut peningkatan dosis. Jika sudah terbiasa mengkonsumsi pornografi, anak akan terus mencari yang lebih karena tidak pernah merasa puas.

2. Neuropiniphrin, hormon ini akan membuat pornografi menjadi candu yang memenuhi otak anak, sehingga menghilangkan kretifitas dan menurunkan prestasi.

3. Serotonin, hormon ini memberikan rasa tenang dan kedamaian yang bersifat sementara, sehingga anak akan mencari pornografi ketika sedang stres.

4. Oksitosin, hormon ini menyebabkan adanya ‘ikatan batin’ antara anak dengan pornografi yang dikonsumsinya, sehingga ada keterikatan kebutuhan.

Orang tua para pelaku sudah terbiasa membiarkan mereka bertumbuh kembang sendiri tanpa pengawasan, karena sibuk bekerja di ladang selama berhari-hari bahkan berbulan-bulan.

Padahal di era digitalize ini, isi pikiran anak akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan internet yang mempermudah anak untuk mengkonsumsi pornografi seperti yang ditunjukkan oleh beberapa survei berikut ini:

1. Hasil survei Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menunjukkan 97% pelajar SMP dan SMA telah mengakses situs berkonten pornografi dan juga menonton video porno melalui internet.

2. Hasil survei Yayasan Kita dan Buah Hati menunjukkan 92% anak SD kelas 4-6 di Jakarta sudah pernah melihat pornografi.

3. Hasil survei Yayasan Anak di menunjukkan sebanyak 85% anak usia 9-15 tahun di Jabodetabek pernah mengakses pornografi.

Melalui kejadian ini kita sebenarnya melihat betapa kurang optimalnya pendidikan di negara kita dalam menanamkan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus Bangsa. Pendidikan yang saya maksud tidak hanya mencakup pendidikan formal semata, tapi juga pendidikan di lingkungan keluarga di mana orang tua lebih banyak berperan.

Menurut saya, seharusnya orang tua lebih banyak meluangkan waktu untuk mengawasi dan mengajarkan nilai-nilai agama dan nilai-nilai luhur kepada anak-anaknya.

Maka dari itu, kepada para orang tua, saya menitipkan pesan supaya Anda dapat mengajarkan nilai-nilai yang benar dan kedisiplinan kepada anak-anak Anda, supaya mereka bisa menghadapi era yang makin canggih ke depannya.

Bukan hanya tugas pemerintah saja untuk mencegah terjadinya kembali kejahatan biadab ini. Kita semua para orang tua juga turut bertanggung jawab, tidak peduli apapun latar belakang kita.
... See MoreSee Less

View on Facebook

Pratu Suparlan bersimbah darah menerima rentetan tembakan musuh saat dia sendirian menerjang ke sekumpulan pasukan Fretilin. Setelah amunisinya habis, Suparlan menghunuskan pisau Komando dan memburu musuh ke semak belukar. Suparlan masih sanggup merobohkan 6 orang.

Tiba saatnya Suparlan jatuh terduduk kehabisan darah. Musuh mengerumuni dan menembak lehernya. Meski sudah tak ada lagi daya untuk menggenggam pisaunya, Suparlan tetap tidak mau menyerah. Dengan sisa tenaga terakhirnya, ditariknya pin granat, lalu dia melompat ke kerumunan Fretilin sembari berteriak, "Allahu akbar!"

Pertempuran di tahun 1983 itu meninggalkan 7 jenazah pasukan TNI dan 83 orang pasukan Fretilin di komplek Liasidi, pedalaman Timtim.

Suparlan dengan gagah berani mengorbankan dirinya demi untuk memberikan kesempatan kepada 5 orang pasukan unitnya menyelamatkan diri. Malam itu terjadi pertempuran tidak imbang antara unit kecil Suparlan melawan ratusan Fretilin.

Kami menginvestigasi kebenaran cerita ini setelah mendengarnya dari Sera Malik, anggota Fretilin yang kami tangkap.

Cerita ini memberikan pelajaran bagi prajurit-prajurit di Kopassus bahwa kita tidak boleh menyerah. Kita harus fight terus!

Pada peringatan hari buruh ini saya juga menitipkan pesan kepada anak-anak muda bahwa saat ini kalian bekerja dengan tidak perlu mempertaruhkan nyawamu. Jadi, janganlah cepat menyerah! Semangat Suparlan patut kita teladani bersama.

Selamat merayakan Hari Buruh, marilah kita semua pantang menyerah dalam bekerja membangun negara ini.

Baca cerita ini selangkapnya di kopassus.mil.id/pratu-suparlan-tak-takluk-hingga-darah-penghabisan/
... See MoreSee Less

View on Facebook

Bagi seorang Bapak, tidak ada yang lebih bernilai daripada dukungan anak-anaknya.

Saya tidak akan mengkhianati kepercayaan mereka. Itu nilai yang sangat luhur di usia saya seperti sekarang ini.

Terimakasih anak-anakku.
... See MoreSee Less

View on Facebook

Akumulasi anggaran beberapa Kementerian/Lembaga (K/L) untuk Propinsi Papua dan Papua Barat mencapai Rp 106 triliun per tahunnya. Tapi dampaknya belum benar-benar terasa.

Mendengar laporan tersebut, sejak minggu lalu saya mulai mengumpulkan K/L terkait untuk merancang suatu organisasi lintas K/L supaya penggunaan dana tersebut dapat lebih terpadu. Pemda dan masyarakat juga akan dilibatkan dalam organisasi ini.

Selain bersumberkan dari anggaran K/L tersebut, pemerintah juga mengundang investor untuk membangun infrastruktur di tanah Papua. Senin hingga Rabu minggu ini, saya mengajak Gubernur Papua Pak Lukas Enembe berjumpa dengan pemerintah dan pengusaha Tiongkok di Beijing.

Sesuai arahan dari presiden, kami mencari investor untuk membangun pembangkit listrik tenaga air (hydropower) dengan kapasitas 800 mega watt di Membramo dan smelternya. Pembangunan ini akan berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat setempat, selain mendukung terjadinya transfer teknologi. Saat ini sudah ada 1 perusahan yang berminat.

Untuk mempersiapkan SDM yang akan mengawaki proyek ini, saya mengusulkan kepada Presiden untuk memberikan beasiswa terhadap 20 – 30 anak Papua setiap tahunnya, untuk belajar ke luar negeri. Saya berharap tidak terjadi lagi seperti di Freeport, yang sudah sekian puluh tahun berjalan dengan minimnya keterlibatan orang asli Papua.

Hasil dari semua upaya yang sekarang sedang kami lakukan ini, mungkin baru akan terasa 30 tahun ke depan. Yang nanti akan menikmatinya adalah generasi muda Papua, karena saya pasti sudah check-out dari dunia.

Oleh karena itu saya menitipkan pesan kepada anak-anak muda Papua, supaya kalian mengambil kesempatan ini sebaik-baiknya. Jangan sampai kalian dijajah di tanah sendiri!

Tuhan memberkati kalian semua.
... See MoreSee Less

View on Facebook

Dengan ini saya menyampaikan kepada publik bahwa saya siap untuk bersama-sama pergi menggali kuburan massal korban peristiwa 1965, jika ada yang dapat menunjukkan di mana lokasinya. Saya ingin menyelesaikan persoalan ini karena sudah berpuluh-puluh tahun diberitakan terdapat ratusan ribu bahkan jutaan korban akibat peristiwa 1965.

Saya melaporkan niat ini kepada Presiden ketika pagi tadi saya dipanggil ke Istana Negara. Beliau memerintahkan saya untuk mencari dan membongkar kuburan tersebut sehingga permasalahan dapat dituntaskan. Jika ada yang bersalah, maka akan diselesaikan secara yudisial.

Sebelum saya bertolak ke Tiongkok untuk membicarakan kerja sama keamanan antar dua negara, saya juga melaporkan kepada Presiden mengenai pembentukan crisis center, perkembangan penanganan masalah HAM di Papua, Simposium G30S PKI, South China Sea, dan pemberitaan yang mengaitkan nama saya dengan Panama Papers.

Saya menjelaskan bahwa saya tidak tahu dan tidak pernah menerima apapun dari Mayfair International Ltd. Setelah dilakukan penyelidikan, ada dugaan bahwa perusahaan cangkang seperti itu bisa saja dibuat di luar negeri tanpa sepengetahuan saya.

Saya harap keterangan singkat ini dapat memberikan kejelasan kepada masyarakat. Saat ini saya sedang fokus bekerja dan memberikan kontribusi semaksimal mungkin untuk kemajuan Indonesia.

Selamat hari Senin, selamat bekerja!

Baca penjelasan saya kepada Presiden mengenai isu Panama Papers selengkapnya di goo.gl/A1tTvV.
... See MoreSee Less

View on Facebook

DOKUMEN