Jakarta, 11/3 - Latihan Gabungan Pasukan Khusus Antiteror TNI/Polri berlangsung mulai Kamis di beberapa tempat di DKI Jakarta dan sekitarnya.
Pembukaan latihan gabungan bersandi "Waspada Nusa II" itu dilaksanakan oleh Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso dan Kepala Polri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri di lapangan silang Monas, Jakarta.
Latihan gabungan tersebut melibatkan Satuan 81 Penanggulangan Teror Komando Pasukan Khusus (Gultor Kopassus) TNI Angkatan Darat, Detasemen Jala Mangkara (Den Jaka) TNI Angkatan Laut, Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI Angkatan Laut, Detasemen Bravo TNI Angkatan Udara, dan Detasemen Khusus 88 Antiteror Kepolisian RI.
Kegiatan akan diawali dengan latihan tanpa pasukan (geladi posko) selama dua hari mulai Kamis hingga Jumat, dilanjutkan dengan geladi lapang yakni latihan dengan pasukan pada 13 Maret 2010 di beberapa obyek vital yang ada di Jakarta dan sekitarnya.
Geladi lapang akan dilakukan serentak di enam lokasi yakni Hotel Borobudur, Hotel Mercure Ancol, Bursa Efek Jakarta, lepas pantai Tanjung Priok, kilang minyak di Kepulauan Seribu dan Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Tujuan utama latihan kali ini antara lain menjajal rencana operasi dan tindakan kontijensi Mabes TNI dan Mabes Polri terhadap kemungkinan ancaman terorisme.
Tak hanya itu, latihan sekaligus menguji alat peralatan dan perlengkapan yang digunakan dalam melaksanakan operasi penanggulangan teror melalui proses perencanaan, persiapan, pelaksanaan dan pengakhiran operasi, yang dilaksanakan secara terpadu serta terwujudnya pemahaman anggota TNI-POLRI terhadap penegakkan hukum dan HAM dalam penanggulangan teror.
(T.R018) (T.R018/B/U002/U002) 11-03-2010 08:17:52 NNNN
Sumber : ANTARA