Medan, 10/3 - Mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kesigapan sekaligus langkah-langkah yang dilakukan aparat kepolisian dalam menangani kasus-kasus terorisme di tanah air.
"Saya sangat mengapresiasi, karena dalam kondisi yang serba minim Polri terus berupaya mengungkap jaringan-jaringan terorisme di tanah air," katanya pada jumpa pers usai membuka Konferensi Daerah III DPD PDI Perjuangan Sumatra Utara di Medan, Rabu.
Turut hadir pada kesempatan itu Sekjen DPP PDI Perjuangan Pramono Anung, Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga inisiator Pansus Bank Century DPR RI Maruarar Sirait, Puan Maharani, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Tjahjo Kumolo dan Ketua DPP PDI Perjuangan Firman Djaya Daili.
Menurut Ketua Umum DPP PDI Perjuangan itu, aksis teroris di Indonesia tidak hanya dilakukan satu-dua orang, melainkan oleh jaringan yang bisa berskala nasional dan bahkan internasional.
"Sebagai Ketua Umum PDI Perjuangan saya sangat mengapresiasi keberhasilan Polri. Ini sebuah prestasi yang luar biasa," ujarnya.
Masalah terorisme di Indonesia, katanya, sudah mencuat sejak dirinya menjadi Wakil Presiden, persisnya setelah peristiwa teror terhadap gedung WTC di Amerika Serikat pada 11 September 2001.
"Pada waktu itu saya sudah katakan bahwa kita harus waspada, karena terorisme bisa dilakukan dimana saja dan oleh siapa saja," ujarnya.
Tentang dugaan adanya upaya pengalihan isu dari kasus Bank Century ke kasus terorisme, Megawati mengaku tidak mau berprasangka buruk. "Lagi pula ini masalahnya beda," tegasnya.
Kasus Bank Centery sendiri, menurut dia, sudah sangat jelas, dimana DPR RI sudah menyampaikan rekomendasinya kepada Presiden untuk segera ditindaklanjuti dalam jangka waktu 30 hari.
PDI Perjuangan sendiri, katanya, bahkan juga sudah menggodok kader-kadernya di DPR RI yang akan duduk dalam tim pengawas dan bertugas mengawasi tindak lanjut rekomendasi tersebut. (ANTARA)