Jakarta, polkam.go.id, 30/11/2011. Menurut data Badan Narkotika Nasional (BNN) Peningkatan angka prevalensi penyalahgunaan narkoba beberapa tahun terakhir meningkat dari 1,5% (2003-2004) menjadi 1,9% (2008-2009) dikalangan umum, diikuti pelajar/mahasiswa dari 2,8% (2003-2004) menjadi 4,7% (2008-2009). Demikian pernyataan Drs. Asli Manao Pokjabfung pada Deputi Pencegahan Badan Narkotika Nasional di kantor Kemenko Polhukam, dalam acara "Penyuluhan Program Aksi Nasional Terhadap Pencegahan Narkoba" Rabu, 30 November 2011.
Dalam kesempatan tersebut Drs. Asli Manao meminta seluruh kementerian/lembaga mendukung visi dari Badan Narkotika Nasional yaitu Mewujudkan Masyarakat Indonesia Bebas Penyalahgunaan dan Pengedaran Gelap Narkoba Tahun 2015.
Acara yang dibuka oleh Kepala Biro Umum Kemenko Polhukam Drs. Heru Winarko, S.H. dan dihadiri oleh pejabat serta pegawai Kemenko Polhukam menghadirkan tiga narasumber, yaitu Drs. Taufik ZR, S.H. Pokjabfung pada Deputi Pencegahan, Drs Asli Manao Pokjabfung pada Deputi Pencegahan, dan Edhie Mulyono, SE., Ak., M.M., Kasubdit Instansi Pemerintah Direktorat Advokasi Deputi Pencegahan BNN.