Monday, September 06, 2010    
Beranda  
POLISI SITA RATUSAN PANAH DI KWAMKI LAMA
POLISI SITA RATUSAN PANAH DI KWAMKI LAMA

Timika, 18/2 - Aparat kepolisian di Mimika, Papua kembali melakukan razia senjata tajam di rumah-rumah warga Kwamki Lama, Kelurahan Harapan, Kamis.
 
Dalam operasi yang dimulai pukul 08.50 WIT hingga pukul 10.30 WIT itu, polisi menyita sedikitnya 30 busur panah, 111 anah panah dan sebuah tulang kasuari dari rumah-rumah warga Kwamki Lama.
 
Semua senjata tajam itu dikumpulkan di depan Kios Panjang Kwamki Lama lalu dibakar.
 
Kabag Operasi Polres Mimika, Kompol Mada Indra Laksanta yang memimpin operasi razia senjata tajam di Kwamki Lama mengatakan, razia dilakukan untuk mencegah terulangnya konflik antarwarga di Kwamki Lama.
 
"Kami menduga ada orang luar Timika yang memprovokasi warga Kwamki Lama untuk terus bertikai," kata Mada Laksanta.
 
Dugaan itu, katanya, dibuktikan dengan ditemukannya sejumlah busur dan anak panah di Bandara Mozes Kilangin Timika yang dikirim dari Mulia, Puncak Jaya.
 
Barang bukti berupa busur dan anak panah yang ditemukan di Bandara Mozes Kilangin Timika itu sudah disita polisi.
 
Menurut Mada Laksanta, polisi sudah mengidentifikasi dua orang sebagai pemicu konflik antardua kelompok warga di Kwamki Lama, Januari lalu.
 
"Kami masih mengumpulkan bukti-bukti untuk menangkap mereka," katanya.
 
Ia menambahkan, hingga saat ini masih ada oknum warga Kwamki Lama yang tidak menghendaki perdamaian, malah menginginkan untuk kembali terlibat konflik.
 
Dua kelompok warga di Kwamki Lama, Timika, terlibat pertikaian sengit dengan menggunakan senjata tajam tradisional seperti panah, parang, tombak, senapan angin pada bulan Januari lalu karena dipicu kasus perselingkuhan.
 
Akibat pertikaian yang berlangsung selama lebih dari dua pekan itu, tiga warga meninggal dan ratusan lainnya mengalami luka-luka.
 
Salah satu warga yang meninggal, Isodorus Edoway (13) diketahui merupakan siswa kelas VIII SMP YPPGI Abdiel Tinal Kwamki Lama. B/Z003 (T.E015/B/Z003/Z003) 18-02-2010 18:01:24 NNNN

Sumber : ANTARA


Posted on Thursday, February 18, 2010 (Archive on Saturday, March 20, 2010)
Posted by host  Contributed by host
Return

Rating:
Comments:
Save

Current Rating:
Copyright 2009 by Kemenko Polhukam